Pada pukul 16.00 WIB, jenazah mahasiswi UBK ini dibawa ke rumah duka setelah dimandikan. Ibu dan ayah Natali ada di sisi peti jenazah sambil terus menangis. Beberapa sepupu menyebutkan nama Natali sambil masih menangis histeris.
"Natali, maafin kami ya Natali. Kenapa kamu pergi Nat," kata sepupu Natali, Vita Pasaribu, Selasa (10/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Instalasi Pemulsaran Jenazah RS Fatmawati dr. Adriani menyatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan luar, Natali mengalami luka bakar derajat 2 dan derajat 3 lebih dari 60%.
"Lebih dari 50% saja kalau (luka bakar) derajat dua sudah ancaman maut," jelas Adriani.
(mad/nwk)











































