"Melihat ada mobil menerobos verboden, anggota Polantas mencoba menghentikan. Namun malah sopir tancap gas. Anggota Polantas yang sempat memegang kaca spion terseret lebih dari 3 meter," kata Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, Kompol Arief Fajar kepada detikcom, Selasa (10/12/2013).
Sopir nekat itu adalah Wawan, warga Pekanbaru. Lokasi kejadian berada di Jl Harapan Raya. Setelah menyeret polisi dengan mobil, Wawan malah tancap gas. Pak Polantas bernama Beng Slamat (50) lantas segera memberitahukan anggota lainnya. Anggota Polantas dengan sepeda motor mencoba mengejar pelaku. Ada sekitar 5 km dari lokasi kejadian pelaku melarikan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam peristiwa untuk kedua kalinya ini, hanya satu Polantas yang mengalami luka-luka. Usai menabrak, mobil tersebut terhenti karena terhalang dua motor Patroli Lantas.
"Begitu mobilnya tak bisa bergerak, langsung tim menangkapnya. Kini sopir itu sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Pasal yang dikenakan melawan petugas," kata Arief.
Menurut Arief, dalam peristiwa ini dua anggota lantas mengalami luka ringan. Kedua anggota sudah divisum untuk melengkapi bukti terkait penabrakan tadi.
"Setelah kita periksa, pelaku mengaku bekerja sebagai fotografer. Kita periksa sopir ini tidak dalam kondisi mabuk. Namun dia mengaku panik karena melawan arus saat melintas," kata Arief.
"Kini mobil tersangka juga kita tahan sebagai barang bukti," kata Arief yang menyebutkan peristiwa ini terjadi akhir pekan kemarin.
(cha/trw)











































