Pemandangan 'biasa' itu sore ini kembali terlihat. Sekitar pukul 15.45 WIB, Selasa (10/12/2013) Jalan Sudirman mengarah Blok M sesak oleh kendaraan roda dua, empat, hingga lebih.
Laju kendaraan tak lebih dari 20 km/jam, dan bahkan tak jarang berhenti sama sekali. Kesabaran pengendara dituntut ekstra dalam situasi seperti ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan santainya mereka memacu gas tanpa peduli bahwa trotoar adalah hak pejalan kaki. Pejalan kaki pun terpaksa mau tidak mau harus mengalah dan minggir sejenak.
Biasanya, jika ada satu motor yang berani naik ke trotoar, maka akan diikuti oleh yang lainnya. Hal tersebut nampak terlihat di trotoar dekat halte Busway Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
"Harusnya dipasang pembatas biar motor nggak bisa lewat, kadang kan bahaya juga kalau kita lagi nggak liat terus tiba-tiba terserempet gimana," ujar salah seorang pejalan kaki, Miska, ditemui di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.
Jalan Sudirman mengarah Blok M memang terpantau padat. Baik itu jalur lambat atau cepat disesaki oleh beragam jenis kendaraan. Hanya jalur Transjakarta yang terlihat steril.Β
(rna/ndr)











































