KPK memiliki sejumlah mobil tahanan yang wara wiri menjemput atau mengantar para tahanan. Mereka kadang dibawa ke gedung KPK untuk pemeriksaan atau ke pengadilan Tipikor untuk bersidang.
Nah, selama proses itu, ada sejumlah kebiasaan para tersangka atau terdakwa di dalam mobil. Atau juga obrolan para tersangka yang kadang membuat tawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada yang bilang 'lo enak nggak kena uang pengganti, gue kena' terus pada ketawa-ketawa deh," cerita sopir itu.
Ada juga kisah lainnya saat terpidana kasus aliran dana YPPI di Bank Indonesia usai menjalani sidang. Ada yang terganggu dengan suara sirine mobil tahanan, namun yang lainnya merasa nyaman. Satu orang meminta sirine dimatikan, lainnya malah meminta dilanjutkan dengan alasan bisa memecah kemacetan. "Dua-duanya berdebat aja deh, sirine tetap nyala. Itu kan aturannya," imbuhnya.
Tak jarang, para tersangka juga punya permintaan macam-macam saat di mobil. Ada yang ingin laju kendaraan dipelankan, ada juga yang meminta berhenti di jalan hanya sekadar untuk sekadar membeli martabak.
Bila vonis sudah dijatuhkan, beberapa terdakwa korupsi kadang ada yang curhat, namun tak sedikit juga yang lega karena tak diberi hukuman terlalu berat. "Misalnya ada yang cerita, gimana nasib anaknya nanti," terang sopir tersebut.
Duka seorang penjemput tahanan juga ada. Misalnya saat para tersangka ngeyel ketika dijemput. Ada yang lama berdandan, atau sengaja mengulur-ngulur waktu sidang atau pemeriksaan. Tak jarang, petugas pun kesal dibuatnya.
"Kadang suka kesal saya. Tapi yang baik juga ada, seperti Pak Hamka Yandhu, dia selalu on time, padahal kena dua perkara," ungkapnya.
Cerita terakhir adalah pingsannya Angelina Sondakh saat di mobil tahanan. Insiden ini terjadi saat Angie selesai diperiksa selama lima jam di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (6/12/2013).

Tangis dia tiba-tiba pecah saat hendak melangkah menuju mobil tahanan. Tangis Angie bahkan semakin menjadi ketika dia kesulitan menembus kerumunan awak media untuk bisa masuk mobil tahanan.
Sesampainya di dalam mobil, tangis Angie belum juga berhenti. Sejurus kemudian, mobil langsung meninggalkan Gedung KPK.
Namun baru beberapa menit meninggalkan KPK, mobil tersebut kembali lagi. Rupanya Angie pingsan. Para petugas keamanan dengan sigap langsung membopong Angie ke dalam.
(mad/mok)











































