"Tidak terlalu banyak yang ditemukan hanya ada sekitar 20 barang, rata-rata tas dan HP," kata Kabid Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Aswin kepada detikcom, Selasa (10/12/2013).
Aswin mengatakan, polisi mempersilakan warga yang merasa kehilangan barang saat kecelakaan itu mendarangi Polres Jakarta Selatan di Jl Wijaya II. Dia meminta warga membawa identitas diri saat mengambil barang-barang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya apakah polisi menemukan gaun pengantin Rp 5 juta yang dibawa salah seorang penumpang kereta itu, Aswin mengaku belum menemukannya. "Tidak ada gaun pengantin," katanya.
Sebelumnya, seorang perempuan bernama Rahmawati menangis di Posko kecelakaan KRL-tangki Pertamina di Graha Bintaro, Bintaro, Tangerang Selatan. Perempuan berusia 48 tahun itu menangisi baju pengantin senilai Rp 5 juta yang ia bawa saat naik kereta, raib.
Rahma, panggilan wanita tersebut menjelaskan. Saat itu ia naik KRL dari Stasiun Sudimara. Ia saat itu hendak ke Palmerah, Jakarta Barat, sambil membawa baju pengantin itu.
"Saya duduk di gerbong ke empat. Saya bawa baju pengantin buat Pak Gatot, buat nanti resepsinya Sabtu nanti. Itu tadinya mau ditukar," kata Rahma sambil terisak.
Saat keluar dari gerbong melewati jendela. Tasnya masih tersangkut di lengan kanannya. Namun, ketika kakinya menginjak di rel, tasnya sudah raib. Selain baju pengantin, uangnya sebesar Rp 1 juta raib.
"Saya nggak apa-apa uangnya nggak kembali. Yang penting baju pengantinnya balik. Itu punya Ibu Een. Bu Een, kalau minta ganti jangan banyak-banyak ya, saya nggak punya uang," tukasnya.
(nal/nwk)










































