Kepolisian telah memeriksa 7 orang saksi terkait kecelakaan maut yang melibatkan KRL commuter line dengan truk tangki BBM di perlintasan Pondok Betung, Bintaro, Jaksel, kemarin. Salah satu saksi yang diperiksa adalah penjaga palang pintu bernama Pamuji.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, petugas palang pintu yang berjaga saat kecelakaan terjadi bukanlah penjaga yang asli.
"Penjaga pintu bukan yang aslinya, yang asli sedang cuti saat itu. Kemudian digantikan oleh teknisi bantalan rel," kata Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah boleh atau bagaimana prosedurnya kalau digantikan itu," ucap Rikwanto.
Selain memeriksa Pamuji, polisi juga memeriksa orang yang diperbantukan untuk menjaga pintu perlintasan. Orang ini adalah yang memakai bendera merah.
"Kemudian 2 orang pemilik motor yang hangus, namun berhasil menyelamatkan diri karena tahu akan adanya tabrakan, lalu pemilik kios sekitar TKP serta ada masyarakat yang sedang di pos kamling juga kita periksa," jelas Rikwanto.
Rikwanto melanjutkan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi lain. Untuk para korban, kata dia, belum ada yang diperiksa lantaran masih dirawat di rumah sakit untuk proses pemulihan.
"Kita juga akan memintakan keterangan ahli dari PT KAI untuk SOP-nya bagaimana, dan juga peralatannya," katanya.
(mei/nal)










































