Mahasiswa Bentrok dengan Polisi di Tasikmalaya, Wakapolresta Terluka

Mahasiswa Bentrok dengan Polisi di Tasikmalaya, Wakapolresta Terluka

Kristiadi - detikNews
Selasa, 10 Des 2013 13:39 WIB
Mahasiswa Bentrok dengan Polisi di Tasikmalaya, Wakapolresta Terluka
Foto: Kristiadi/detikcom
Jakarta -

Ratusan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tasikmalaya, Jabar, baku hantam dengan anggota polisi saat berunjuk rasa. Beberapa polisi terluka, termasuk Wakapolresta Kompol Anton Firmanto.

Aksi digelar di dekat SMPN 1 Kota Tasikmalaya, Jalan Oto Iskandar Dinata, Selasa (10/12/2013). Massa menuntut 7 temannya yang ditahan polisi karena merusak kantor bupati akhir November lalu, dibebaskan.

Kordinator aksi, Ujang Sutisna, menyatakan polisi harus melepaskan 7 temannya. "Kami akan meminta Kapolres Tasikmalaya Kota untuk menandatangi permintaan kami," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketegangan mulai terjadi saat mahasiswa membakar ban bekas dan memblokir jalan. Polisi anti huru-hura merangsek. Bersenjatakan bambu sepanjang 1 meter, mahasiswa melawan. Aksi saling serang pun terjadi.

Tak hanya itu, mahasiswa juga melempari polisi dengan batu. Tangan kanan Kompol Anton Firmanto terluka dan berdarah. "Untung tidak parah," ucapnya kepada detikcom.

Anton mengungkapkan aksi mahasiswa melanggar ketertiban. "Sudah sepantasnya dibubarkan," ungkapnya.

5 Mahasiswa ditangkap dalam ricuh ini. Tiga di antaranya dilepas lagi dan 2 lainnya dibawa ke Mapolres. Api dari ban bekas dipadamkan.



(trw/trw)


Berita Terkait