Dari 175 Perlintasan di Jabodetabek, 92 Tidak Dijaga

Dari 175 Perlintasan di Jabodetabek, 92 Tidak Dijaga

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Selasa, 10 Des 2013 13:00 WIB
Dari 175 Perlintasan di Jabodetabek, 92 Tidak Dijaga
Jakarta - Kecelakaan antara KRL Serpong-Tanah Abang versus truk tangki BBM di Bintaro menjadi gambaran kurang disiplin pengendara dalam melintasi pintu perlintasan. Namun, ketersediaan penjaga palang pintu juga harus diperhatikan.

"Ada 175 Perlintasan se-Jabodetabek, 83 dijaga, dan 92 tidak dijaga," kata Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI, Hermanto Dwiatmoko, di Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (10/12/2013).

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub Bambang S. Ervan menambahkan, adanya 92 perlintasan yang tidak terjaga karena kemampuan personel PT KAI yang terbatas. Karena itu, ada sebagian kalangan masyarakat yang membantu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Bambang tetap menegeaskan pentinganya kehati-hatian para pengguna jalan saat melewati pelrintasan, karena kereta tidak bisa berhenti mendadak.

"Semua itu ada aturannya, ada tata perilaku dalam lalu lintas, terjadi kecelakaan di rel kereta api itu bukan pelanggaran kereta api tapi pelanggaran lalu lintas. UU itu produk nasional, siapa tidak melaksanakan harus melewati hukumnya," tandasnya.

"Kita tidak bisa mengontrol orang per orang pengemudi. Tetapi kita sudah memberikan peringatan untuk berhati-hati dalam melintasi jalur kereta api," tutupnya.

(fan/mad)


Berita Terkait