Duka Keluarga Betty dan Telepon Samar-samar yang Mengagetkan

KRL Vs Truk BBM

Duka Keluarga Betty dan Telepon Samar-samar yang Mengagetkan

- detikNews
Selasa, 10 Des 2013 12:55 WIB
Duka Keluarga Betty dan Telepon Samar-samar yang Mengagetkan
Foto: Baban Gandapurnama/detikcom
Bandung - Subagio Kramadibrata (58) dagdigdug setelah seseorang menelepon rumahnya mengabarkan insiden kecelakaan KRL versus truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Bintaro, Jakarta Selatan. Dia yang tinggal di Ciputat bergegas keluar rumah menuju rumah sakit tempat para korban menjalani pertolongan. Tujuan Subagio mencari keberadaan istrinya, Betty Ariyani (55).

"Ada yang nelepon ke rumah. Dia ngaku seorang volunteer. Dia memberikan kabarnya samar-samar. Dia bilang ada dua orang yang saya kenal," jelas Subagio usai pemakaman istrinya, Selasa (10/12/2013).

Subagio ditemui di rumah duka, Jalan Sersan Bajuri No.30, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantaran penasaran, Subagio menyalakan televisi. Dia terkejut. "Saya lihat di berita ada kecelakaan di Bintaro. Saat itu juga saya langsung pergi ke rumah sakit," jelasnya sembari berlinang air mata.

"Saya ke RS Fatmawati. Ternyata istri (Betty) ada di Fatmawati," ucap Subagio menambahkan.

Meski sudah mendapat perawatan oleh dokter, nyawa Betty tak terselamatkan. Mendiang Betty mengalami luka bakar. Ibu dua anak tersebut meninggal di RS Fatmawati pada Senin (9/12/2013) sekitar pukul 20.53 WIB.

Betty bersama suami dan anaknya selama ini berdomisili di Ciputat, Jakarta. Jasad Betty dibawa dari RS ke Bandung pada Selasa pagi atau tiba sekitar pukul 08.00 WIB. Jenazah perempuan kelahiran Palembang 9 November 1958 itu pada pukul 10.00 WIB dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Makam Warga yang lokasinya tak jauh dari rumah duka tersebut. Betty meninggalkan dua anak pria yaitu Nur Subagja Kramadibrata (19) dan Galih Nurdwiarta Kramadibrata (12).

(bbn/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads