Dirut PT KAI Minta Penerobos Palang Pelintasan Kereta Ditilang

KRL vs Truk BBM

Dirut PT KAI Minta Penerobos Palang Pelintasan Kereta Ditilang

- detikNews
Selasa, 10 Des 2013 11:49 WIB
Dirut PT KAI Minta Penerobos Palang Pelintasan Kereta Ditilang
Jakarta - Sebuah truk BBM meledak setelah bertabrakan dengan KRL di Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, kemarin. Direktur PT KAI Ignasius Jonan meminta pengendara yang menerobos palang perlintasan kereta ditilang.

"Saya mengharapkan ada penegakan hukum yang baik, kalau melanggar di perlintasan ya harus ditilang. Selama ini perlintasan itu banyak yang melanggar. Kalau alasannya pintunya menutup pelan, ya memang begitu. Kalau nutupnya cepat malah akan melukai orang," kata Jonan di RS Suyoto, Jl RC Veteran, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2013).

Jonan mengatakan, Wapres Boedinono meminta dirinya bekerja sama dengan instansi-instansi terkait terutaman Kemenhub dan Polri. Menurutnya dia akan bekerjasama dengan dua lembaga itu untuk meningkatkan disiplin pengguna jalan di perlintasan kereta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang ada cara lain, jangka menengah yaitu membangun under pass dan fly over atau dalam perkotaan padat track-nya diangkat atau elevating. Kalau bangun elevating 2-4 tahun baru jadi, sedangkan under pass setahun paling cepat. Makanya law enforcement harus jalan dan saya minta disiplin pengguna jalan raya harus lebih baik," katanya.

Jonan menyatakan masalah pembuatan underpass adalah domain Pemda dan Kementerian Pekerjaan Umum. Namun dirinya sudah sejak 2011 lalu mengusulkan pembuatan underpass dan juga fly over. "Sekarang saya tidak tahu (kendalanya) karena saya cuma usul," katanya.

Jonan menyatakan, perlintasan tempat kecelakaan adalah perlintasan resmi. Menurutnya semua perlintasan kereta itu menjadi tanggung jawab pemda setempat. "Nah, kalau secara historis yg sudah dijaga oleh KAI akan terus dijaga oleh KAI. Saya kira banyak pemda yang belum siap," katanya.
(nal/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads