"Menggagas kembali bangsa Kebangsaan tidak ditentukan oleh jenius di Jakarta," ujar Yudi Latief selaku ketua tim riset dan badan pekerja acara ini dalam pidatonya di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2013).
Pidato Yudi juga membahas soal Indonesia dan kemajuannya. Dia menyoroti soal kondisi Indonesia yang multikultur dan ras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada penurunan data tingkat partisipasi pemilih dalam data jelas menurun. Ada juga masalah dalam citra kelembagaan negara yang akan laksanakan pemilu," terangnya.
Solusinya, menurut Jimly, dengan membangun kepercayaan terhadap negara dan penyelenggara negara. "Bagaimana negara hadir di semua lini," ucapnya.
Kongres Kebangsaan ini berlangsung dari 10-11 Desember 2013. Beberapa petinggi lembaga negara, ketua parpol dan ekonom juga hadir sebagai pembicara.
Di antara para pembicara adala adalah Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Ketua KEN Chairul Tanjung, Ketum PKS Anis Matta. Acara akan ditutup oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
(tfq/mad)










































