"Tidak tahu," jawab Bu Pur ditanya hakim soal proyek Hambalang dalam sidang dengan terdakwa mantan Karo Perencanaan Deddy Kusdinar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (10/12/2013).
Bu Pur juga membantah pernah meminta jatah untuk mengikuti pengadaan di proyek Hambalang. "Tidak pernah pak, kalau masalah proyek saya tidak pernah tahu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada Bu Pur, Kepala Rumah Tangga Cikeas yang pengen dapat proyek peralatan," kata Rosa bersaksi dalam persidangan, Selasa (3/12).
Sedangkan bekas sekretaris pribadi Andi Mallarangeng, Iim Rohimah mengaku pernah mengirimkan pesan singkat (SMS) ke tim asistensi proyek Hambalang bernama Lisa Lukitawati. Iim dalam SMS-nya menyinggung perusahaan Bu Pur.
SMS dikirim ke Lisa dari CV Rifa Medika karena Bu Pur pernah bertanya ke dirinya. "Kan Ibu Bur tanya sama saya, mbak kalau masukin proposal di sini susah amat yah. Seperti itu, nah terus aku bodohnya, saya mohon maaf, saya pikir Ibu Lisa itu orang Kemenpora. Ternyata bu Lisa bukan orang Menpora," jawab Iim dalam persidangan Jumat (6/12).
(fdn/fjp)











































