Chosimin, sopir truk tangki BBM yang tertabrak KRL di perlintasan Pondok Betung, Bintaro masih terbaring lemah di ruang instalasi luka bakar RS Pusat Pertamina (RSPP). Namun, polisi tetap memeriksanya menggunakan telepon internal.
Chosimin terlihat masih terbaring dengan muka penuh perban di ruangan yang steril. Karena itu polisi tidak diperkenankan masuk oleh RSPP.
Pantauan detikcom di RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2013), polisi akhirnya difasilitasi RSPP memakai telepon internal di dekat Instalasi Luka Bakar itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyidik Polres Jaksel Iptu Mas Waluyo yang memeriksa Chosimin akhirnya bisa berkomunikasi dengan Chosimin melalui telepon internal itu. Beberapa pertanyaan pun dilontarkan penyidik secara hati-hati karena kondisi Chosimin masih lemah.
Pertanyaan yang diberikan Waluyo berlangsung singkat dan tidak sampai 5 menit. Menurut Waluyo pernyataan Chosimin masih kurang jelas.
"Masih kurang jelas keterangannya. Mungkin karena kondisi masih kurang sehat," ujar Waluyo.
(nwy/nwk)











































