Perpanjang Darurat Sipil, Rakyat Aceh Demo Kantor Polhukam

Perpanjang Darurat Sipil, Rakyat Aceh Demo Kantor Polhukam

- detikNews
Rabu, 24 Nov 2004 13:25 WIB
Jakarta - Puluhan aktivis Solidaritas Gerakan Rakyat Untuk Aceh (SEGERA) mendemo kantor Kementerian Polhukam. Mereka memprotes perpanjangan darurat sipil di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Perpanjangan itu diminta ditinjau ulang.Massa mendatangi kantor Polhukam, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (24/11/2004), sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam aksinya, massa membawa poster dan spanduk yang mengecam perpanjangan darurat sipil. "Darurat Sipil=Pelanggaran HAM", "SBY-Kalla dan Widodo, Pembunuh Rakyat Aceh", "Perdamaian Yes, Darurat sipil No" dan "Darurat Sipil Sumber Korupsi di Aceh" kecam mereka dalam posternya.Jubir SEGERA, Lukman Hakim menyatakan, pemerintah SBY telah mengingkari kepercayaan yang diberikan rakyat Aceh dengan memperpanjang darurat sipil. Pasalnya pada pilpres putaran kedua SBY dalam kampanyenya akan melakukan penyelesaian Aceh dengan cara damai. "Perpanjangan darurat sipil menunjukkan pemerintahan SBY sama saja dengan pemerintahan Megawati sebelumnya," kata Lukman. Dengan perpanjangan darurat sipil dikhawatirkan eskalasi kekerasan dan jumlah korban tetap tinggi. Seharusnya pemerintah tidak memperpanjang darurat sipil tapi lebih memfokuskan pada operasi kesejahteraan di Aceh. Diingatkan, tingkat kemiskinan di Aceh saat ini meningkat menjadi 48,2 persen. Sementara jumlah populasi rakyat Aceh sebesar 4,1 juta orang.Padahal sebelumnya dalam stastus darurat militem jumlah telah meningkat dari 46,7 persen dari angka 42,23 persen. Tinginya angka kemiskinan ini akibat gagalnya operasi militer yang direncanakan oleh pemerintah. (iy/)


Berita Terkait