Suroto (60), ayah Darman, menceritakan anaknya menelepon, Senin (3/12) lalu. Ia bilang berada di Jakarta. Seperti biasa, ia menanyakan kabar keluarga.
"Dia (Darman) sering telepon. Tanya kabare piye Pak? (Bagaimana kabarnya Pak?) Sehat kabeh? (Sehat semua?)," kata Suroto di rumah duka, Kampung Jenar Wetan, Desa Jenar Wetan, Kecamatan Purwodadi, Purworejo, Selasa (10/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bertemu terakhir 26 Oktober di tempat keluarga di Bekasi," kata Suroto.
Darman meninggalkan seorang istri dan anak yang berusia 2 tahun. Sejak kecil dan besar, ia tinggal di Tegal. Ketika orangtuanya pindah ke Purworejo, ia dan keluarga tetap berada di kota kelahirannya.
Saat ini, Suroto dan istrinya, Suratmi (56) menunggu kedatangan jenazah anaknya. Keduanya mengikhlaskan kepergian sang anak dan berharap mengantarnya ke peristirahatan terakhir.
(trw/mad)










































