Iran Tolak Hapuskan Keseluruhan Program Nuklir
Rabu, 24 Nov 2004 12:15 WIB
Jakarta - Pemerintah Iran menyatakan tidak akan pernah siap untuk menghapuskan keseluruhan program nuklirnya. Namun Iran tetap berkomitmen pada traktat non-proliferasi nuklir (NPT).Demikian disampaikan kepala delegasi Iran untuk Badan Tenaga Atom Inetrnasional (IAEA), Hossein Mousavian seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (24/11/2004)."Sudah pasti, Iran tidak akan pernah siap untuk penghapusan. Ini tidak masuk akal dan tidak untuk dinegosiasikan," tegas Mousavian pada konferensi pers di Beijing, Cina.Pemerintah Amerika Serikat yang menjuluki Iran sebagai "poros setan" bersama-sama dengan Korea Utara (korut) dan Irak, menuding Teheran menggunakan program nuklirnya sebagai dasar untuk membangun senjata nuklir. Pemerintah Teheran membantah keras tudingan tersebut."Amerika juga punya hak untuk mengangkat isu seperti ini," tutur Mousavian seraya mengimbuhkan bahwa Iran tidak pernah menggunakan program tenaga nuklirnya untuk produksi senjata.Pada Senin (22/11/2004) lalu, Iran menyatakan memenuhi janji yang dibuatnya kepada Uni Eropa pekan lalu, dengan membekukan seluruh program pengayaan uraniumnya. Kepala pengawas nuklir PBB, atau IAEA, Mohamed ElBaradei, memberikan konfirmasi hati-hati menyangkut hal tersebut. Pasalnya, Iran pernah membuat janji serupa pada Oktober 2003 lalu namun tidak sepenuhnya menghentikan program pengayaan uraniumnya.
(ita/)











































