"Kedua tersangka membunuh korban dan mengambil barang-barang berupa 1 unit hp, 1 unit BB dan uang Rp 500 ribu," kata Kapolsek Sawah Besar, Kompol Sinto Silitonga, kepada wartawan, Minggu (8/12/2013).
Sinto menjelaskan kedua pelaku awalnya diajak oleh Kokom ke Jakarta untuk dicarikan pekerjaan. Tetapi peliknya hidup di ibu kota, membuat kedua pelaku menganggur dan tak dapat kerjaan. Atas dasar itulah AK dan JLT nekat membunuh Kokom.
"Korban tidak memberikan uang namun korban berupaya membawa Jelita ke teman-temannya agar dapat pekerjaan, namun masih belum berhasil," jelas Sinto.
Lanjut, Sinto menambahkan pembunuhan ini murni merupakan motif ekonomi. Para pelaku juga sempat meminjam uang ke Kokom tetapi tak dituruti.
"Motifnya ekonomi, kedua tersangka membutuhkan uang ," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang dancer cantik ditemukan tewas bersimbah darah ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya yang beralamat di Jalan Kelinci 2 nomor 18, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Polisi berhasil menangkap para pelaku pada tanggal 4 Desember di sebuah pondok pesantren di daerah Jember, Jawa Timur.
(rvk/ndr)











































