Wellington Cable Car ini telah cukup lama beroperasi hingga dikenal sebagai ikon Wellington. Pada tahun 2012 lalu, moda kereta gantung ini merayakan 110 tahun layanan untuk Kota Wellington.
Moda ini merupakan favorit warga lokal dan juga disukai para turis asing. Detikcom ikut menjajal Cable Car ini pada 2 Desember lalu saat berkunjung ke Wellington atas undangan KBRI Wellington selaku tuan rumah event pagelaran budaya Indonesia Summer 2013, bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Saat itu, terlihat antrean yang cukup panjang untuk menaiki Cable Car ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di ujung jalan yang menanjak ini, para pengguna Cable Car bisa turun untuk melihat-lihat Planetarium, Carter Observatory dan Museum Cable Car ataupun menyusuri taman bersejarah Botanic Garden yang indah.
Di Botanic Garden tersebut, pengunjung bisa berjalan menuruni bukit-bukit indah yang menawarkan pemandangan menyegarkan. Berbagai tumbuhan aneka warna dan hijaunya pepohonan yang tertata apik, akan memanjakan mata siapapun yang memandang. Beberapa orang tampak asyik bercengkrama sambil duduk-duduk di bawah pohon yang rindang. Ada pula yang rileks membaringkan tubuh di atas rerumputan nan hijau.
Pada dasarnya, keberadaan Cable Car ini memungkinkan akses yang mudah untuk menuju taman Botanic Garden, kampus Universitas Victoria di Kelburn dan tempat-tempat lainnya.
Untuk menaiki Cable Car ini, dipungut biaya tiket seharga 7 dolar Selandia Baru untuk pulang pergi. Kereta gantung ini akan lewat tiap 10 menit sekali. Satu kereta bisa menampung sekitar 100 orang dan beroperasi tiap hari mulai pukul 7 pagi hingga 10 malam.
(ita/ita)











































