Suherman (31) tersangka utama pembunuhan terhadap tante Heny (77) ditangkap di Jakarta. Mertua tersangka mengaku terkejut mendengar kabar penangkapan tersebut.
"Enggak tahu apa-apa saya. Saya saja syok dengar kabarnya," ujar mertua Suherman, Hj Siti saat ditemui di kediamannya, Jl TK Pembina no 76 RT 06 RW 011, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2013).
Siti mengatakan, Suherman tinggal seatap dengan istrinya di rumah tersebut. Namun, Herman dan istrinya berada di ruangan terpisah. Siti juga membenarkan jika menantunya bekerja sebagai terapis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kediaman Suherman terletak di dalam gang dan agak sulit menemukannya. Rumahnya berlantai dua dengan pagar besi warna hitam. Lingkungan rumah itu tampak sepi dan jauh dari keramaian. Suherman (31) ditangkap pada Kamis (5/12) malam di tempat kerjanya di Plasa Senayan, Jakarta Selatan.
Mayat tante Heny ditemukan di dalam koper yang mengapung di Kali Cirunyup, Sabtu (2/11/2013) lalu. Saat ditemukan, kondisi mayat korban dalam keadaan sudah membusuk dengan 20 luka tusuk di sekujur jasadnya.
(dha/rmd)










































