"Sebenarnya kan sudah jelas semua. Tapi kalau diminta menjelaskan ya akan saya jelaskan," kata Irgan kepada detikcom, Jumat (6/12/2013).
Menurut Irgan, tak ada keributan yang melibatkan gelas sampai ludah seperti yang dijelaskan Ketua FPD Nurhayati Ali Assegaf. Namun hanya pembicaraan dengan nada tinggi khas orang Sumatera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia kemudian bisa bicara kenapa Nasir dan Hasyim bisa dengan mudah bertamu ke ruang pimpinan Komisi IX DPR. Sedangkan keduanya tak ada urusan dengan Komisi IX DPR.
"Itu mereka datang sebagai kawan. Parlemen kita kan longgar, semua orang bisa masuk," katanya.
(van/nrl)










































