Konferensi Irak Dibuka di Mesir

Konferensi Irak Dibuka di Mesir

- detikNews
Selasa, 23 Nov 2004 23:21 WIB
Jakarta - Diplomat-diplomat tertinggi dunia bergabung bersama pejabat Irak dalam pembukaan konferensi Irak, Selasa (23/11/2004) di Mesir. Konferensi ini bertujuan mendiskusikan masa depan negara yang tengah dilanda perang itu.Pertemuan yang diadakan oleh Menlu Mesir Ahmed Abul Gheit ini mengundang lebih dari 20 perwakilan negara-negara dan organisasi lainnya, termasuk Irak dan tetangganya. Turut hadir negara-negara G-8, Cina, AS dan Uni eropa."Pertemuan ini diharapkan berlangsung selama dua jam. Tiap delegasi diberikan waktu tiga sampai lima menit untuk memberikan pernyataan," kata Abul Gheit, seperti dilansir dari Xinhuanet.Abul Gheit mengatakan, pertemuan ini mengirimkan sinyal penting bahwa komunitas internasional ingin membantu rakyat Irak untuk menyelesaikan proses politiknya."Pertemuan kami hari ini jelas merefleksikan komitmen internasional untuk berpartisipasi secara positif dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik di Irak," lanjut dia.Ia juga menambahkan, agar seluruh partai yang terlibat pemilu Irak untuk menyukseskan pemilu yang berlangsung 30 Januari 2005 mendatang itu. Pemilu pertama pasca kejatuhan Saddam Husein itu diharapkan berlangsung kondusif, adil dan transparan."Kesuksesan pemilu Irak..., dengan partispasi penuh seluruh faksi dan sektor dari rakyat Irak, tidak hanya untuk kepentingan Irak saja. Tapi juga bisa secara kondusif mengeluarkan Irak dari situasinya yang tragis," demikian Ahmed Abul Gheit. (fab/)



Berita Terkait