Soal Munir, Kapolri Bantah Tak Sependapat dengan Belanda
Selasa, 23 Nov 2004 23:03 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar menepis tudingan soal pemerintah Indonesia yang seakan-akan tidak sependapat dengan temuan tim forensik Belanda mengenai kematian Munir."Tak ada penolakan hasil forensik. Justru kita responsif dengan segera menindaklanjutinya," kata Kapolri usai menyambut kedatangan Presiden SBY di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa (23/11/2004) malam.Kapolri mengatakan, hingga kini tim dari Mabes Polri masih berada di Belanda. "Tim yang saya kirim yang bernama Tim Forensik masih berada di sana. Pihak Belanda meminta surat dari counter part yakni surat dari jaksa agung. Sudah dikirimkan tapi belum saya terima laporannya," kata Kapolri.Pada prinsipnya, kata Da'i, pemerintahan Belanda memberikan dukungan yang sangat baik terhadap penyelidikan kematian Munir. "Begitu juga parlemen dan NGO disana atas sikap pemerintah Indonesia yang menangani kasus kematian almarhum Munir," tandas Kapolri.Ditanya mengenai usulan komisi independen? Kapolri menyatakan, presiden memberikan petunjuk kepadanya agar tim yang dikirim baik itu tim forensik maupun tim investigasi agar terus bekerja dengan baik. "Perkembangannya dilaporkan kepada beliau artinya manakala nanti polisi perlu hal-hal yang dapat dukungan dari presiden tentu ada petunjuk dari presiden jika nanti prosesnya ada hambatan," ujar Kapolri.
(mar/)











































