"Yang dilihat itu jangan blusukan secara harfiahnya saja, tetapi blusukan itu sebagai metode mendekatkan diri kepada masyarakat. Sehingga pemimpin tahu apa yang terjadi di masyarakat," ujar Hasto di Kantor KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (4/11/2013).
Ia menganggap cara pandang Yusril terlalu sempit dalam mengartikan blusukan. Menurutnya seorang pemimpin seharusnya mampu menemukan metode pendekatan kepada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusril menyatakan persoalan-persoalan yang ada tidak bisa diselesaikan hanya dengan blusukan dan senyum-senyum. Padahal, Jokowi-lah yang selama ini dikenal suka blusukan sambil senyum-senyum.
(bag/rvk)











































