9 DPC Demokrat di Riau Desak Pelaksanaan Musda

9 DPC Demokrat di Riau Desak Pelaksanaan Musda

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 04 Des 2013 18:52 WIB
Pekanbaru - 9 DPC Partai Demokrat di Riau mengirim surat ke DPP meminta Musda digelar dalam waktu dekat. Mereka ingin memiliki ketua definitif dan kecewa karena kader partai kalah dalam Pilgub Riau.

DPC yang mendesak pelaksanaan Musda adalah Pekanbaru, Kampar, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Dumai, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuansing, dan Siak.

"Surat kami sudah sampai ke tangan Ketua Harian DPP PD, Syarif Hasan. Isi surat kami itu adalah supaya DPD PD segera menggelar Musda sesuai arahan DPP supaya kami segera mendapatkan ketua definitif. Ini teramat penting supaya kami bisa segera berkonsolidasi untuk menghadapi Pemilihan Legislatif April tahun depan," kata Ketua DPC Demokrat Kab Inhu Arwan Citra Jaya kepada detikcom, Rabu (4/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Wakil Ketua DPRD Inhu Riau itu tanpa ketua definitif, konsolidasi tidak akan efektif lantaran kewenangan Plt itu terbatas.
"Pilgub sudah selesai. Dan kenyataannya kita masih belum beruntung. Kalau Musda segera digelar dan kita sudah punya ketua definitif, maka kita akan lebih gampang untuk konsolidasi supaya perolehan suara di Pileg mendatang lebih besar dibanding perolehan suara di Pilgub," papar Wawan, sapaan akrab Arwan.

Terkait soal kisruh di internal DPD PD, Arwan menganggap itu hanyalah miskomunikasi. "Musda itu kan terbuka untuk semua kader. Pak Achmad mau maju, silakan. Yang penting bagi kami adalah DPD PD harus segera punya ketua definitif," tegasnya.

Jika DPP masih belum juga menanggapi surat mereka, kata Arwan, maka 9 DPC akan menggelar pertemuan untuk membahas apa yang harus mereka lakukan.

"Kalau tak ada halangan, hari ini saya akan bicarakan dengan rekan-rekan ikhwal surat itu," terangnya.

Pada Pilgub Riau putaran pertama September lalu, Ketua DPD Demokrat Riau Achmad maju calon Gubernur Riau. Hasil penghitungan suara, jago Demokrat ini hanya urutan 3 dari 5 pasangan. Pada Pilgub putaran kedua, Demokrat menjatuhkan pilihannya kepada eks Walikota Pekanbaru, Herman Abdullah-Agus. Namun lagi-lagi, berdasarkan hasil hitung cepat 3 lembaga survei, jago mereka kalah. KPU Riau baru akan menggelar sidang pleno pada 6 Desember untuk perolehan suara pilgub putaran kedua.

(cha/trw)


Berita Terkait