Perkelahian Irgan dan Adik Nazaruddin Permalukan DPR

Perkelahian Irgan dan Adik Nazaruddin Permalukan DPR

- detikNews
Rabu, 04 Des 2013 17:09 WIB
Perkelahian Irgan dan Adik Nazaruddin Permalukan DPR
Ruang rapat sekretariat Komisi IX
Jakarta - Perkelahian antara Wakil Ketua Komisi IX (Kesehatan) DPR Irgan Chairul Mahfiz dan adik M Nazaruddin menggegerkan DPR. Anggota Komisi IX DPR menilai hal ini juga mempermalukan citra DPR.

"Kalau saya terus terang tersinggung, ada orang di luar komisi kemudian petentang-petenteng. Apalagi kalau terjadi sesuatu (perkelahian) itu kan sesuatu yang melecehkan," kata anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatullah kepada detikcom, Rabu (4/12/2013).

Menurut Poempida, harusnya hal semacam ini dilaporkan ke BK DPR. Namun yang terjadi sampai saat ini Irgan malah menghilang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa yang harus kita lakukan, laporkan ke Badan Kehormatan. Kalau tercium sebagai keributan personal kan nggak ada soal, masalahnya kalau disinyalir merembet ke Komisi kan harus diklarifikasi," kata politikus Golkar ini.

Tapi Poempida tak mau secara khusus mendesak Irgan buka-bukaan terkait hal ini. " Itu kalau menurut saya ya," tandasnya.

Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning membenarkan adanya keributan antara politikus PPP Irgan Chairul Mahfiz dengan adik Nazaruddin yang juga anggota Fraksi Partai Demokrat (PD), M Nasir. Ribka menyaksikan langsung keributan antara keduanya.

Ribka menuturkan peristiwa itu terjadi Senin (4/12/2013) sekitar pukul 16.00 WIB. Cerita bermula saat dia sedang duduk santai di ruangan pimpinan Komisi IX. Selain dirinya, ada Irgan di dalam ruangan.

Lalu datanglah Nasir dan seorang pria lainnya yang diduga sebagai Hasyim. Ribka tak mengenal pria itu, namun dia mengatakan pria itu memiliki wajah yang mirip dengan Nasir dan Nazaruddin.

Namun Ketua FPD Nurhayati Ali Assegaf membantah M Nasir terlibat keributan dengan Irgan. Menurut Nurhayati, M Nasir memang ada di lokasi keributan, namun tak terlibat. Sumber lain menyebut, yang terlibat keributan adalah adik Nazar yang lain yaitu M Hasyim. Hasyim tercatat pernah mengirim orang ke Sutan Bhatoegana untuk menagih utang tahun lalu hingga menimbulkan keributan.

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads