Bagi Yusril, blusukan tak menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat. "Memangnya menjadi pemimpin Indonesia cukup selesai dengan blusukan, senyum-senyum sana sini," ujar Yusril menyindir Jokowi, saat jumpa pers menjelang deklarasi pencapresannya di kantornya di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2013).
Namun Jokowi punya argumen yang kuat terkait hobi blusukannya itu. Jokowi mengaku senang blusukan karena bisa menjemput akar permasalahan di masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi memang dikenal gemar blusukan. Banyak kebijakan yang diambilnya setelah melalukan blusukan. "Di pasar dan kedua di kampung. Kalau kita ke pasar dan tahu masalah detail, kita tahu masalah detail di kampung, problemnya real, kita akan berani, mau putuskan apa," kata Jokowi.
Lalu bagaimana menurut Anda, apakah seorang pemimpin perlu blusukan? Ataukah cukup duduk manis di balik meja?
(van/nrl)











































