Berawal dari Facebook, Dancer Austria Pembawa Sabu Ini Diciduk BNN

Berawal dari Facebook, Dancer Austria Pembawa Sabu Ini Diciduk BNN

Andri Haryanto - detikNews
Rabu, 04 Des 2013 11:38 WIB
Berawal dari Facebook, Dancer Austria Pembawa Sabu Ini Diciduk BNN
Ilustrasi
Jakarta - Susanne Mayr tertunduk lesu dengan tangan diborgol dan menggunakan penutup muka serta seragam biru tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN). Perempuan bertubuh kurus asal Austria ini diciduk karena membawa 3,749 gram atau setara tiga kilogram lebih sabu ke Indonesia.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu (9/11/2013) lalu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, atas kerjasama petugas Interdiksi Bea Cukai bandara dengan BNN. Dia tertangkap tangan membawa sabu yang disembunyikan di dinding koper hitam yang dibawanya. Susanne terbang dari Dakar.

Petugas melakukan pengembangan dengan melakukan controlled delivery. Dari pengembangan itu, petugas berhasil menangkap Ikhsan, seorang tukang ojek yang menerima barang bawaan Susanne.

Kepala Humas BNN Kombes Sumirat Dwiyanto mengatakan, Susanne baru pertama kali masuk ke Indonesia. "Dia dancer di salah satu club di Jakarta," kata Sumirat di BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2013).

Susanne, kata Sumirat, tersandung penyelundupan kristal haram saat berkenalan dengan seorang warga negara Senegal. "Dia kenal lewat Facebook. Kemudian diminta membawa sabu itu ke Jakarta," ujar Sumirat.

Perempuan bermata biru itu sadar bila barang bawaanya berisiko. Namun, dia tetap membawa barang itu ke Indonesia. "Dia dijanjikan diberi Rp 20 juta oleh bandar tersebut. Alasan dia tidak menolak ya mungkin karena membutuhkan biaya untuk tinggal di Indonesia, apalagi dia sebagai dancer," ujarnya.

Menurut pengakuan Susanne kepada penyidik, barang tersebut dibawa langsung oleh sang bandar ke Dakar. Susanne terbang dengan rute Dakar-Cassablanca-Abu Dhabbi-Jakarta.

Dia saat ini mendekam di sel tahanan BNN. Beberapa orang dari kedutaan terlihat berada di BNN untuk pendampingan proses hukum Susanne. "Dari Austria sudah menjenguk dan memberikan donasi untuk keperluan sehari-hari dia, seperti alat-alat mandi," kata salah seorang penyidik.

Adapun barang bukti narkotika dimusnahkan hari ini di halaman parkir BNN dengan menggunakan insenerator dan disaksikan para tersangka.

(ahy/ega)


Berita Terkait