Habibie Tidak Bersedia Dicalonkan Jadi Rektor ITB

Habibie Tidak Bersedia Dicalonkan Jadi Rektor ITB

- detikNews
Selasa, 23 Nov 2004 17:38 WIB
Bandung - Prof Dr Ing BJ Habibie ternyata tidak berminat untuk menjadi Rektor ITB. Kendati nama mantan Presiden RI ini ada yang mendaftarkannya untuk mengikuti bursa pemilihan Rektor ITB, sama sekali tidak ada respons dari Habibie. Walhasil, nama Habibie pun dicoret dari bursa."Pak Habibie sulit dihubungi. Kami sudah coba melalui orangnya di Jakarta, dan jalur-jalur lain. Karena sudah sampai pada batas waktunya tidak ada konfirmasi, kami anggap beliau tidak bersedia dicalonkan," tutur Prof Dr I Dewa Gede Raka, Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Rektor ITB kepada detikcom di Bandung, Selasa (23/11/2004) sore.Sesuai aturan main yang ditetapkan, ITB sudah mengumumkan secara terbuka rencana pemilihan Rektor ITB ini, menyusul pengunduran diri Dr Ir Kusmayanto Kadiman, yang diangkat menjadi Menristek di Kabinet Indonesia Bersatu. Dari penjaringan itu, masuk 31 nama, termasuk di dalamnya Prof Dr Ing BJ Habibie.Nama-nama yang masuk, kemudian diverifikasi. Beberapa hal yang dikonfirmasikan selain kesediaan dirinya, juga menyangkut persyaratan formal seperti sudah menyelesaikan pendidikan doktoral (S-3). Fase yang sudah dilewati ini, pada hari ini menghasilkan 17 nama calon nominee. Nama-nama ini juga kemudian akan diverifikasi lebih lanjut untuk kemudian ditetapkan sebagai nominee pada tanggal 27 November 2004 mendatang. "Nama-nama yang masuk ke nominee ini akan diumumkan secara luas kepada masyarakat dan publik ITB sendiri. Diharapkan, akan ada masukan-masukan kepada Majelis Wali Amanat (MWA) ITB menyangkut nama-nama itu," papar Prof Gede Raka lagi.Ke-17 calon nominee yang saat ini sudah masuk adalah Dr Ir Adang Surachman, Dr Ir Alibasyah Siregar, Prof Dr Ir Dadan Umar Daihani DEA, Dr Ir Deny Juanda Puradimaja, Prof Dr Ir Djoko Santoso, Ir Falatehan Siregar PhD, Prof Dr Ir Harsono Taroepratjeka, Dr Ir Iftikar Sutalaksana, Dr Ir Isnuwardianto, Noorsalam R Nganro PhD, Dr Ir Rhiza S Sadjad, Prof Dr Ir Satryo Brodjonegoro, Dr Ir Sugeng Purwanto, Dr Sukmadjaja Asyarie, Dr Eng Ir TA Sanny MSc, Dr Taufikurahman dan Dr Ir Tutuka Ariadji.Prof Gede Raka juga menuturkan bahwa dari rencana jadwal yang dibuat, pada tanggal 10 Desember 2004 mendatang baru akan dilakukan pemilihan bakal calon. "Dari 17 calon nominee itu, akan dipilih antara 8-12 bakal calon untuk diajukan ke Senat Akademik ITB. Di situ akan dilakukan proses pemilihan bakal calon menjadi calon, sekitar 3-5 orang. Calon rektor yang terpilih, pada kurun waktu sampai 7 Januari 2005 nanti, akan diberi kesempatan memperkenalkan diri, presentasi makalah, semacam kampanye lah," katanya.Para calon rektor ini yang nantinya akan dipilih oleh MWA sebagai Rektor. "Kalau semuanya lancar, diharapkan pada tanggal 22 Januari 2005, ITB sudah memiliki rektor baru," tutur Raka lagi.Pemilihan Rektor ITB ini dilakukan secara terbuka. Pendaftar yang berlatar belakang pendidikan di ITB maupun yang tidak berlatar belakang ITB diberi kesempatan yang sama, asalkan sesuai dengan syarat dan kriteria yang telah ditentukan. Kriteria itu antara lain, berpendidikan dan bergelar doktor serta memiliki pengalaman memimpin lembaga pendidikan tinggi atau lembaga penelitian. (asy/)


Berita Terkait