Ahok: Warga DKI Jangan Panik, Pemasangan RFID Hingga Juni 2014

Ahok: Warga DKI Jangan Panik, Pemasangan RFID Hingga Juni 2014

- detikNews
Senin, 02 Des 2013 21:24 WIB
Ahok: Warga DKI Jangan Panik, Pemasangan RFID Hingga Juni 2014
Jakarta -
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menanggapi kepanikan warga Jakarta pasca berhembusnya isu pemberian denda untuk pemasangan Radio Frequency Identification (RFID) sebelum akhir tahun 2013.  Dia menjamin takkan ada denda yang diberlakukan Pertamina apabila hingga akhir tahun pemilik kendaraan belum sempat memasang alat pendeteksi BBM bersubsidi tersebut.
"Kan Pertamina sudah bilang, masyarakat nggak usah panik, sudah nggak ada calo, karena permasalahannya sampai Juni tahun depan juga masih ada. Dia kan kepanikan seolah-olah itu barang kan akan habis. Sekarangkan Pertamina masih kasih," ujar pria yang akrab disapa Ahok tersebut saat ditemui di Balaikota, Senin (2/12/2013).
Menurutnya, hingga akhir tahun ini Pertamina menjamin cukupnya stok RFID untuk dipasang di setiap kendaraan. "Nanti dibikinkan terus kok," jelasnya. 
Ahok juga menambahkan, hingga Juni 2014, Pertamina masih akan memberlakukan pemasangan RFID. Sementara untuk rumor denda yang berhembus di publik menurutnya karena kurangnya sosialisasi kepada pemilik kendaraan.
"Sampai Juni tahun depan yang saya tahu. Mungkin sosialisasinya saja yang kurang. Saya yakin sampai Juni tahun depan, saya sudah tanya sama Dirjen," tuturnya.
Animo masyarakat untuk memasang alat monitor dan pengendalian BBM subsidi (RFID/Radio Frequency Identification) akhir-akhir ini cukup tinggi. Bahkan antrean kendaraan yang hendak dipasang sampai membludak dan sempat rusuh.
 
Hal tersebut karena adanya isu yang beredar bahwa pemilik kendaraan yang belum memasang RFID sebelum akhir Desember 2013 akan dikenai denda Rp 200 ribu. 

(rii/jor)


Berita Terkait