"Saya sudah ralat waktu itu. Karena sudah saya ralat," ujar Jero ketika ditanya alasannya menyebut uang itu sebagai dana operasional.
Lalu uang itu untuk apa? Jero kini mengaku sama sekali tidak mengetahuinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Kamis (15/8) silam, KPK menggeledah ruangan Sekjen ESDM. Ditemukan USD 200 ribu yang nomor serinya berurutan dengan uang yang ditemukan di rumah Rudi Rubiandini, saat operasi tangkap tangan. Diduga uang itu berasal dari bos Kernel Oil Widodo Ratanachaitong.
(/mok)










































