Warga Bojong ke Mabes Polri Desak Kapolwil Bogor Dipecat
Selasa, 23 Nov 2004 16:15 WIB
Jakarta - Warga Bojong mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan desakan agar Kapolwil Bogor Kombes Pol Bambang Wasgito dipecat terkait kasus bentrokan di Bojong sehingga 5 warga mengalami luka tembak dan beberapa warga dilaporkan hilang.Warga yang terdiri dari sekitar 7 orang itu tiba sekitar pukul 16.00 WIB di Mabes Polri jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2004). Mereka didampingi Walhi dan LBH Jakarta."Bentrokan tersebut adalah bentuk pembiaran dari Kapolwil Bogor, karena itu kami meminta agar Kapolwil Bogor diberhentikan," kata Hermawanto dari LBH Jakarta.Menurut dia, bentrokan warga dan polisi tersebut tidak akan terjadi kalau saja Kapolwil Bogor tetap konsisten dengan status quo pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bojong.Seorang warga Bojong bernama Mismaryani mengaku suaminya yang bernama Sanaah tidak jelas keberadaannya setelah bentrokan itu terjadi."Suami saya kata tetangga ditangkap. Tapi sampai sekarang belum ketahuan ada di mana. Polisi juga belum memberikan keterangan apa benar suami saya ditangkap. Waktu suami saya ditangkap sih, saya nggak lihat, saya lagi di rumah," tuturnya dengan wajah bingung.Hal senada disampaikan Endah yang juga warga Bojong. "Anak saya kelas 3 STM namanya Rokhim katanya juga ditangkap. Tapi sampai sekarang nggak jelas ada di mana. Makanya saya ke sini sama yang lain, mau tahu anak saya di mana," ujarnya dengan cemas.
(sss/)











































