Ibas: Saya Tidak Tahu Kernel Oil

Ibas: Saya Tidak Tahu Kernel Oil

- detikNews
Jumat, 29 Nov 2013 21:58 WIB
Ibas: Saya Tidak Tahu Kernel Oil
istimewa
Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas memberi penjelasan soal kasus SKK Migas. Ibas menegaskan tidak mengenal orang-orang yang mengaku dekat dengan dirinya terkait penyidikan kasus suap SKK Migas.

"Saya dikait-kaitkan dengan kasus yang sedang mengemuka. Saya tegaskan bahwa saya tidak kenal orang-orang yang mengaku dekat dengan saya dalam penyelidikan kasus tersebut," terang Ibas di dalam siaran pers, Jumat (29/11/2013).

Ibas juga mengaku tidak mengetahui sama sekali informasi perkembangan kasus yang diduga melibatkan Kernel Oil, apalagi orang-orang yang diduga terlibat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak tahu sama sekali informasi terkait Kernel Oil apalagi orang-orangnya," tegas Ibas.

Ibas berharap masyarakat bisa membedakan informasi yang berkembang terkait dirinya dalam kasus ini. "Siapa saja bisa menyebut nama saya, namun dalam konteks hukum, seyogyanya dapat dipilah-pilah informasi mana yang mengandung fakta hukum, penggiringan opini, rumor politik atau yang mengarah ke fitnah," terangnya.

Nama Ibas disebut dalam persidangan SKK Migas dengan terdakwa Simon Sanjaya. Di persidangan Ibas disebut-sebut seorang petinggi Kernel Oil, Widodo. Hal itu diketahui Ketika hakim anggota Joko Subagyo membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Deviardi dalam persidangan dengan terdakwa Simon yang juga Komisaris PT KPOL Indonesia.

"Ini di berita acara saudara ini ada pembicaraan saksi dengan Widodo. Intinya, bahwa benar Pak Rudi berhubungan dengan Pak Widodo dan Beliau punya 7 perusahaan minyak di luar negeri semuanya. Bahwa Widodo punya jaringan sampai ke istana, DPR dan Dipo Alam. Keterangan itu saya berikan ke Rudi berdasarkan informasi dari Widodo. Saya tidak mengetahui 7 perusahaan yang dimaksud. Namun 7 perusahaan tersebut benar disampaikan Widodo. Widodo juga sampaikan suka main di SKK Migas sejak dijabat Priyono. Maksud saya menyampaikan ke Rudi apabila berhubungan dengan Widodo ini itu Rudi akan membuat Ibas dan Istana tenang," kata hakim Joko membacakan BAP Deviardi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (28/11/2013)

(ndr/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads