Kantor Imparsial Juga Dikirimi Paket Ayam Busuk
Selasa, 23 Nov 2004 13:49 WIB
Jakarta - Teror potongan daging ayam busuk yang menimpa isteri Munir, juga dialami oleh kantor Imparsial di Jl.Diponegoro 9, Menteng,Jakpus. Paket daging ayam busuk itu diantar oleh petugas PT Pos Indonesia sekitar pukul 13.15 WIB, Selasa (23/11/2004).Menurut keterangan Sekretaris Eksekutif Imparsial, Pungky Indarti, paket itu ketika dibuka menyebarkan bau busuk, lalu segera diletakkan di halaman kantor Imparsial.Bersama puluhan wartawan, paket itu lalu dibuka agar lebih jelas. Pembukaan paket tentu saja diwarnai aksi tutup hidung.Paket itu berupa kotak berukuran 20x20 cm dibungkus kertas kertas warna coklat dan di dalamnya berisi styrofoam warna putih. Di dalam styrofoam itu terdapat kepala ayam, cakar dan jeroan ayam, sama seperti yang diterima oleh istri almarhum Munir, Suciwati, pekan lalu.Di dalam styrofoam itu ada selembar tulisan dari print out komputer berbunyi, "Awas jangan libatkan TNI dalam kematian Munir, mau nyusul seperti ini?!". Nama pengirim adalah Zulrizal Umar, Jl.Semeru X No 45, Bogor dan ditujukan kepada Ny Suciwati.Sekadar diketahui, isi paket maupun pengirim serta bunyi ancaman itu sama persis seperti yang diterima Suciwati di rumahnya di Bekasi pekan lalu. Paket juga dikirimkan lewat jasa PT Pos Indonesia. Polisi menyatakan pengirim paket itu fiktif. Namun hingga kini polisi belum berhasil menguak siapa pengirim teror itu.Sementara, paket daging ayam busuk itu hingga kini dibiarkan teronggok di halaman kantor Imparsial, lembaga yang didirikan oleh almarhum Munir.
(nrl/)











































