"Sayangnya dari tiga kelahiran itu, hanya satu yang selamat," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Kemal Amas, kepada wartawan, Jumat (29/11/2013) di Pekanbaru.
Menurutnya, proses kelahiran bayi singa itu terjadi pada akhir pekan lalu. Sang induk, Erna, melahirkan 3 anak. Masing-masing kelahiran berselang 3 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, bayi singa ini merupakan proses perkawinan betina Erna (14) dan jantan Simba (15). Erna berasal dari bonbin di Pematang Siantar Sumut, sedangkan Simba berasal dari bonbin Surabaya.
.
"Kita akan terus memonitor kondisi bayi yang selamat ini," katanya.
(cha/trw)










































