Wakil Ketua Fraksi PDIP Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, pria bernama Ade Supriyadi 'tertangkap' saat hendak meminta uang kepada Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jakarta Selatan Bidang Jalan, untuk acara Turnamen Golf Peringatan Hari AIDS Sedunia. Acara tersebut akan dilaksanakan pada 15 Desember 2013 di Padang Golf Gunung Geulis Country Club, Bogor.
"Ade menyodorkan proposal untuk turnamen golf kepada SPKD. Dia meminta kepada pejabat DKI untuk membeli undangan dalam bentuk voucher. Satu voucher senilai Rp 3 juta. Nah, Kepala Sudin PU Jakarta Selatan konfirmasi ke kita, dan kita bilang itu tidak ada," ujar Prasetyo di gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Menteng Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada nama Pak Gubernur Jokowi dalam proposal itu, untuk meyakinkan pejabat yang mau dimintai uangnya. Hal-hal seperti ini harus cepat ditanggapi, karena modusnya penipuan. Dia sudah menarik dana 36 juta. Uangnya belum tahu mau dibuat apa. Jadi kepada para SKPD jangan percaya dengan beginian yang mengatasnamakan gubernur dan dewan. Itu tidak pernah," lanjut Prasetyo.
"Kini kita akan menyerahkan Ade kepada pihak kepolisian untuk ditindak," kata Prasetyo.
Sementara itu, Ade mengaku dia tidak bekerja sendirian. Uang yang didapatnya disetor kepada atasannya.
"Saya hanya dapat bagian sebesar 10 persen. (Cara) kaya gini sudah dari tahun 2012 saya jalani," katanya.
Beberapa nama yang dicatut Ade dalam proposalnya yaitu,
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
Reni Marlinawati (Komisi X DPR RI)
Agus Sulistyono (Komisi VII DPR RI)
Imran Mochtar (Komisi X DPR RI)
Hayono Isman (Komisi II DPR RI)
Zainudin (Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI)
Merry Hotma (Komisi E DPRD DKI)
Bimo Hastoro (Komisi B DPRD DKI)
Gunter Gemparalam (Lemhannas)
(/)










































