Harga 29 Jenis Obat Generik Turun Sampai 50 Persen
Selasa, 23 Nov 2004 11:50 WIB
Jakarta - Harga 29 jenis obat generik turun sampai 50 persen. Hal ini berdasarkan Keputusan Menkes nomor 1239/Menkes/SK/XI/2004 tertanggal 10 November 2004.Keterangan ini disampaikan Menkes Siti Fadillah Supari dalam jumpa pers di Departemen Kesehatan (Depkes) Jl H.R Rasuna Said Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2004) siang. Siti didampinigi Ketua Badan POM Sampoerno dan Sekjen Depkes Syafii Muhammad."Dari 153 jenis obat generik, 29 diantaranya harganya diturunkan. Pada kisaran 10 hingga 50 persen. 29 jenis ini adalah obat terlaris dan sering digunakan, atau biasa disebut fast moving," papar Siti.Harga baru berlaku mulai saat ini, sepanjang tahun 2005 sampai ditetapkan kembali pada awal tahun 2006 mendatang.Menurut Siti, sebelumnya telah dilakukan peninjauan terhadap harga obat generik yang telah ditetapkan pada awal tahun 2004. "Peninjauan harga didorong oleh adanya penurunan harga beberapa bahan baku obat, seperti Amoxicillin, Siprofloksasin, dan Kaptopril di pasar internasional," lanjutnya.Siti mengimbau, untuk obat bermerk dagang, bila menggunakan bahan baku yang harganya turun sebaiknya harga obat disesuaikan menjadi lebih wajar. "Obat generik itu efeknya sama, misalnya obat hipertensi, dengan hasil yang sama perbedaan harga bisa sampai 1 banding 12 dengan obat bermerk dagang," jelas Siti.Lebih lanjut lagi, menurut Siti pemerintah telah menganjurkan rumah sakit pemerintah memberikan obat generik bagi pasiennya. "Bila semua dokter membrikan obat generik pada pasien, maka biaya kesehatan bisa diturunkan. Pemerintah sudah menganjurkan rumah sakit pemerintah untuk menggunakan obat generik," tukasnya.Berikut dibawah ini beberapa contoh obat generik yang mengalami penurunan harga. Eritromycin kapsul 500 miligram, obat saluran pernapasan dengan kemasan berisi seratus kapsul mengalami penurunan harga sepuluh persen. Harga pada tahun 2004 Rp 110 ribu, turun menjadi Rp 99 ribu. Turun hingga 50 persen, Siprofloksasin tablet 500 miligram dengan kemasan berisi 50 tablet. Harga pada tahun 2004 Rp 86.403 turun menjadi Rp 43.202.
(dit/)











































