Istri Munir Datangi Dubes Belanda Tagih Dokumen Otopsi
Selasa, 23 Nov 2004 11:21 WIB
Jakarta - Istri Munir, Suciwati mendatangi Dubes Belanda untuk menagih janji Pemerintah Belanda menyerahkan dokumen hasil otopsi Munir.Suci didampingi praktisi hukum Todung Mulya Lubis, mantan anggota Komnas HAM Asmara Nababan, Badan Pengurus Imparsial sekaligus Sekretaris Eksekutif Infid Bini Buchori, Sekretaris Eksekutif Imparsial Pongky Indarti, dan 2 rekan lainnya.Mereka tiba di Kantor Kedubes Belanda jalan HR Rasunsa Said Kuningan Jakarta Selatan pukul 10.30 WIB, Selasa (23/11/2004).Buchori menjelaskan, pihaknya mempertanyakan mengapa keluarga Munir tidak diberitahu Pemerintah Belanda mengenai dokumen hasil otopsi, dan mengapa Pemerintah Belanda langsung memberikan dokumen itu ke Deplu."Padahal janji Pemerintah Belanda ketika Munir meninggal, dokumen itu bisa langsung diserahkan ke Mbak Suci. Saya juga ingin tahu mengapa proses otopsi lama. Sampai sekarang, Mbak Suci belum mendapatkan dokumen resmi dari Pemerintah Belanda. Mbak Suci mendapatkan informasi karena dia mencari sendiri mengenai hasil otopsi tersebut," tukasnya.Selain itu, lanjut Buchori, pihaknya akan meminta dukungan dari Pemerintah Belanda untuk membantu pengusutan kasus kematian Munir.Kedatangan mereka diterima Dubes Belanda Rudolf Jan Treffers. Sebelumnya sempat diminta petugas hanya 4 orang saja yang menemui Dubes. Namun mereka menolak. "Kalau hanya 4 orang, nggak usah saja," ujar Asmara Nababan. Akhirnya mereka semua diizinkan bertemu Dubes.
(sss/)











































