Kepala BIN Sudah Bicarakan Code of Conduct Penyadapan dengan Australia

Kepala BIN Sudah Bicarakan Code of Conduct Penyadapan dengan Australia

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 28 Nov 2013 17:30 WIB
Kepala BIN Sudah Bicarakan Code of Conduct Penyadapan dengan Australia
Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman mengungkapkan telah melakukan pembicaraan dengan Badan Intelijen Australia guna memastikan kasus penyadapan serupa belakangan ini tak terjadi lagi di masa mendatang. Saat ini, kedua pihak sedang merancang tata laksana (code of conduct) terkait penyadapan.

"Memang sudah ada pembicaraan dengan badan intelijen negara. Australia meyakinkan hal ini tak akan terulang kembali. Terkait kebijakan pemerintah, badan intelijen kedua negara akan menyusun protokol code of conduct," kata Marciano di Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2013).

Penyusunan code of conduct tersebut dibicarakan tak lama setelah isu penyadapan yang dibocorkan Edward Snowden itu menyeruak ke publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada saat terjadi penyadapan, beberapa waktu kemudian mereka menghubungi untuk mengatur kembali," ungkap Marciano.

Menyusul isu penyadapan itu, kerjasama di bidang pertahanan antara Indonesia dan Australia dihentikan. Penghentian ini akan terus berlangsung hingga ada instruksi lanjutan dari Presiden SBY.

"Selama belum ada perkembangan, kita akan menyetop kegiatan bersama. Indonesia sama sekali tidak dirugikan (karena penghentian ini). Bagaimana itu dilakukan kalau trust itu tidak ada. Jadi sebaiknya diberhentikan terlebih dahulu," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.

(dnu/rmd)


Berita Terkait