"(Saya) Ingin punya mobil setelah naik haji. Biar kece (keren)," kata Walang saat berbincang-bincang dengan wartawan di Panti Sosial Bina Insan, Cipayung, Jaktim, Kamis (28/11/2013).
"Saya mah nggak mau jadi orang miskin terus, maunya kaya," kata pria 54 tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria beranak 3 itu telah beternak sapi selama 2 tahun. Dia memilih tetap mengemis ke Jakarta karena rupiah yang didapat lebih menggiurkan. Namun kini Walang telah kapok untuk mengemis.
"Kapoklah," kata Walang yang sudah mengemis antara lain ke Cempaka Putih di Jakarta Pusat; Kelurahan Kayu Putih di Pulogadung, Jakarta Timur; Serang, dan Cilegon ini.
Operasi Walang dan rekannya, Sa'aran, terhenti tatkala Sudin Sosial Jaksel menangkap di bawah flyover Tugu Pancoran di Jaksel pada Selasa (26/11) malam. Di gerobak milik Walang, petugas menemukan uang Rp 25 juta.
Walang mengemis dengan mendorong gerobak. Sedangkan Sa'aran berada di dalam gerobak dan berpura-pura sakit.
Β
(nwy/nrl)











































