Sri Sultan: Yogyakarta yang Nyaman Aman Menyimpan Bara

Sri Sultan: Yogyakarta yang Nyaman Aman Menyimpan Bara

Prins David Saut - detikNews
Kamis, 28 Nov 2013 16:51 WIB
Jakarta - Siapa tak kenal Yogyakarta, kota ternyaman untuk ditinggali versi Ikatan Ahli Perencanaan? Tapi tak dinyana, di tengah kenyamanannya Kota Gudeg menyimpan bara. Tak tanggung-tanggung sinyalemen itu disampaikan Sultan HB X yang juga Gubernur DIY.

"Saya selalu mengingatkan Yogyakarta yang nyaman aman itu sebetulnya menyimpan bara," kata Sultan setelah menghadiri acara 'Sarasehan Nasional Komitmen Kebangsaan' di gedung Bappenas, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2013).

"Konsepsi positif negatif bagi bangsa ini berlindung di tempat aman nyaman itu. Kita sebetulnya juga tahu itu dari mana," imbuh Sultan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sultan mengingatkan agar kepala daerah ikut menjaga keamanan di wilayah tempatnya memerintah. Menurutnya masalah keamanan harus menjadi tanggung jawab bersama dan tidak bisa selalu dibebankan pada TNI/Polri.

"TNI/Polri bicara pembina teritorial, kepala daerah pembina wilayah. Pertanyaan saya, kalau terjadi konflik di masyarakat selalu yang muncul kapolres, mana kepala daerahnya? Tak pernah ada, padahal itu tangung jawab kepala daerah mulai dari lurahnya. Tapi kalau terjadi pelanggaran hukum polisi baru terjun," katanya.

Saat ditanya masalah Keistimewaan Yogyakarta, Sultan mengatakan persoalan itu sudah bisa diselesaikan.

"Satu-satunya UU yang tidak ada PP itu adalah Keistimewaan DIY, langsung dari UU. Mereka coba masukkan gelar sultan dalam Perda. Persoalan ini sudah selesai bahwa gelar sultan itu harus dihapuskan, tapi sekarang penghapusan itu sampai sekarang belum selesai. Sultan itu gelar keraton, bukan pemerintahan. Ini tetap selalu dijadikan isu," katanya.



(nal/nrl)


Berita Terkait