"(Gerobak) Didorong, si ini (Sa'aran) tiduran di gerobak. saya yang dorong-dorong. Nanti kalau ketemu orang, saya yang bilang, Pak Assalamualaikum, minta Pak, minta Pak," kata Walang menjelaskan trik memelas sambil mencontohkan menadahkan tangannya.
Sementara Sa'aran, lanjut Walang mengucapkan, "Cikum, cikum (Assalamualaikum)," kata Walang. Penyebutan tidak lengkap untuk mengelabui dermawan bahwa Sa'aran kesulitan bicara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walang mengaku, uang dari hasil mengemis hanya Rp 4 juta.
Sedang Rp 21 juta didapatnya dari menjual sapi di kampungnya, Subang, Jawa Barat. Di Subang, dia merupakan orang berkecukupan, ternak sapi dan memiliki rumah.
(nwy/nrl)











































