Perebutan Kursi Presiden 2014

Prabowo Sudah Kantongi Nama Calon Wakil Presiden

- detikNews
Kamis, 28 Nov 2013 13:38 WIB
Prabowo Subianto. (foto - detikcom)
Jakarta - Partai Gerakan Indonesia Raya memastikan diri bakal mengajukan nama Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Nama bakal calon yang akan mendampingi Prabowo juga sudah dikantongi. Namun partai berlogo kepala garuda itu baru akan mendeklarasikan pasangan yang mereka usung setelah pemilihan umum legislatif.

Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi mengatakan partainya tidak ingin terlalu percaya diri dengan mengumumkan nama calon wakil presiden. Alasannya, jika terlalu optimistis akan membuat Gerindra tergelincir sehingga perolehan suara tidak memenuhi ambang batas minimal 20 persen.

“Tidak dulu ya. Karena kami juga hati-hati lihat hasil Pileg bagaimana. Nama (wakil presiden) sudah ada, tapi akan diumumkan nanti itu,” katanya kepada detikcom, Rabu (27/11) kemarin.

Bahkan Suhardi mengakui ambang batas sebuah partai bisa mengajukan pasangan calon presiden sebesar 20 persen cukup sulit untuk dilampaui. Namun, ia tetap optimistis kalau melihat hasil dari beberapa survei yang menempatkan Prabowo di posisi satu dan dua.

Soal rencana untuk koalisi dengan partai lain, ia pun mengaku belum saatnya dilakukan. “Itu juga dilihat dulu. Yang pasti kami senang dengan hasil survei,” kata Suhardi.

Pada pemilu 2014 nanti, Partai Gerindra menargetkan perolehan suara sebesar 20 persen dari pangsa pasar pemilih pemula yang mencapai 15 juta dari sekitar 60 juta pemilih.

Angka pemilih pemula yang mayoritas pelajar ini dianggap potensial untuk mengeruk suara bagi partai. Untuk mendukung target ini, tim Gerindra juga sudah melakukan sosialisasi pendekatan ke berbagai daerah seperti program Tunas Indonesia Raya atau Tidar.

Faktor lain yang dijadikan pemuda sebagai target ketika melihat keberhasilan Partai Keadilan Sejahtera di Pilpres 2009. PKS berhasil karena bisa mendapatkan angka pemilih pemula. Cara ini yang coba dilakukan Gerindra pada Pemilu tahun depan.

“PKS sekarang lagi menurun kepercayaan dari masyarakat. Kami bisa bersaing untuk ini,” jelasnya.

Sementara pasangan Wiranto-Hary Tanoesoedibjo yang diusung Partai Hati Nurani Rakyat justru mengaku optimistis bisa melampaui ambang batas sebesar 20 persen. Sejak awal partai ini sudah mendeklarasikan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Arya Sinulingga, Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Hanura mengklaim dari hasil survei, Wiranto dan Hary Tanoe punya peluang besar untuk memenangkan Pilpres. Ia juga berani mengklaim lebih dari 70 persen peluang duet ini bakal menang.

Hasil beberapa lembaga survei, menurut Arya secara perlahan mampu memperlihatkan ketertarikan masyarakat terhadap duet Wiranto-Hary Tanoe. Meski, dalam beberapa survei selama ini menunjukkan Wiranto dikalahkan Prabowo Subianto, Joko Widodo (Jokowi), dan Megawati Soekarnoputri.


(erd/erd)