Jokowi Top di Survei Tapi Belum Capres, Gerindra: Kalau Prabowo Sudah Capres

Jokowi Top di Survei Tapi Belum Capres, Gerindra: Kalau Prabowo Sudah Capres

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 28 Nov 2013 13:26 WIB
Jokowi Top di Survei Tapi Belum Capres, Gerindra: Kalau Prabowo Sudah Capres
Jakarta - Partai Gerindra merespons kekalahan yang didapat Prabowo Subianto dari Jokowi di sejumlah survei pencapresan. Namun Gerindra menyindir bahwa Gubernur DKI Jakarta itu belum tentu menjadi capres.

"Yang baru pasti dicalonkan presiden dari partai kan baru tiga, yaitu Prabowo dari Gerindra, Wiranto dari Hanura, dan Aburizal Bakrie dari Golkar. Yang lainnya masih belum jelas," ujar Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon saat dihubungi, Kamis (28/11/2013).

Lagipula, menurut Fadli, survei pencapresan yang marak beredar di tahun politik ini belum tentu menggambarkan realitas politik pasca Pileg 2014. Padahal, pencapresan sangat tergantung perolehan suara di Pileg, apakah bisa mencapai Presidential Threshold atau tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Survei itu kan cuma alat indikator. Setelah Pileg, nanti baru akan kelihatan partai mana yang dapat dukungan dari rakyat. Lolos Presidential Threshold 20 persen atau tidak. Nanti konfigurasinya akan ditentukan, apa koalisi atau tanpa koalisi (untuk Pilpres)," tutur Fadli.

Survei terakhir yang dipublikasikan Indikator Politik Indonesia pimpinan Burhanudin Muhtadi menempatkan Jokowi sebagai capres paling dikenal dan disukai. Tak hanya itu, Jokowi juga merupakan capres top of mind (paling dikenal), yaitu ada 18% responden yang mengenal Jokowi, diikuti Prabowo Subianto (6,9%), dan Aburizal Bakrie (5,7%).

Meski dikalahkan Jokowi di survei, namun Prabowo sudah menegaskan dirinya tak masalah kalau Jokowi nyapres. "Nggak ada larangan ini kan demokrasi," ujar Prabowo usai acara seminar di Fakultas Kedokteran UI kemarin.

(dnu/rmd)


Berita Terkait