Anis, Hidayat, dan Aher Dipandang PKS Sebagai Capres Potensial

Jelang Pemira PKS

Anis, Hidayat, dan Aher Dipandang PKS Sebagai Capres Potensial

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 28 Nov 2013 12:06 WIB
Anis, Hidayat, dan Aher Dipandang PKS Sebagai Capres Potensial
Jakarta - Sebanyak lima nama bakal capres PKS akan diumumkan pada 30 November nanti, lewat Pemilu Raya (Pemira) partai dakwah ini. Namun ada tiga nama yang sudah disebut sebagai tokoh potensial capres PKS.

"Presiden PKS Anis Matta, Hidayat Nur Wahid, dan Ahmad Heryawan," kata Ketua DPP PKS Jazuli Juwaini kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2013).

Menurut Jazuli, Anis Matta mempunyai kelebihan bisa memimpin partainya yang tengah diterjang prahara kasus korupsi. Bahkan PKS bisa menjadi lebih solid di bawah kepemimpinan Anis. Sejumlah Pilkada yang berhasil dimenangkan-pun diklaim Jazuli sebagai bukti kesolidan partai ini.

"Anis matta terbukti kehandalannya memimpin partai ini yang ditimpa prahara. Membuat soliditas kader PKS. Itu sudah teruji," ujar Jazuli.

Ahmad Heryawan juga dinilai Jazuli sebagai pemimpin daerah yang berhasil memimpin rakyatnya. Bahkan Aher, panggilan Ahmad, bisa dua periode menduduki kursi Gubernur Jawa Barat.

"Ahmad Heryawan sudah dua kali periode jadi Gubernur," ucap Jazuli.

Hidayat Nur Wahid yang kali ini menjadi anggota DPR, merupakan mantan Presiden PKS. "Hidayat punya kelebihan," kata Jazuli.

Jazuli tak menyatakan optimis partainya bisa menembus Presidential Treshold. Meski di berbagai survei PKS jeblok, namun partai ini menyatakan lembaga survei tak selamanya benar.

"Ramalan itu kan dukun politik. Dukun politik nggak berlaku. Yang berlaku suara rakyat. Survei itu kan memang ada data empirik tetapi tidak selamanya tepat. Dulu di Pilgub DKI itu mengatakan yang menang Foke (Fauzi Bowo), tapi ternyata Jokowi yang menang. Kita tidak pernah surut semangatnya karena rilis survei," tutur Jazuli.

(dnu/van)


Berita Terkait