"Kalau Jokowi dianggap saingan nyapres ya jadi anak macan karena Prabowo termasuk intens mengkampanyekan Jokowi-Ahok di Pilgub DKI yang lalu," kata pengamat politik yang juga direktur eksekutif Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Kamis (28/11/2013).
Padahal seharusnya Prabowo menganggap Jokowi sebagai 'anak emas'. Karena menjadi salah satu simbol regenerasi kepemimpinan nasional.
"Jokowi sebagai "anak emas" yang berhasil dia ikut pentaskan," katanya.
Apalagi Prabowo ikut meneguk popularitas saat Jokowi sukses di DKI. Meski saat ini elektabilitasnya sudah dilampaui Jokowi.
"Pak Prabowo kan ikut mendapat manfaat Pilgub untuk mengkampanyekan dirinya sendiri. Di luar alasan Prabowo memang wajib ikut mengkampanyekan Jokowi-Ahok yang resmi didukung Gerindra," pungkasnya.
Rumor yang beredar, Prabowo mulai frustasi menghadapi Jokowi. Kabarnya Prabowo mulai 'menyesal' membesarkan Jokowi yang kini menjadi satu-satunya ancaman pencapresannya,
(van/nrl)











































