Dalam Satu Malam, 2 Aksi Penembakan Terjadi di Tangerang Selatan

Dalam Satu Malam, 2 Aksi Penembakan Terjadi di Tangerang Selatan

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 28 Nov 2013 10:05 WIB
Jakarta - Kejahatan bersenjata api kembali beraksi. Dalam satu malam, pada Rabu 27 November 2013, aksi penembakan terjadi di 2 lokasi di kawasan Tangerang Selatan. Salah satu aksi penembakan merupakan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas).

Aksi penembakan pertama, kawanan perampok menembaki mobil Nissan Terano di Jalan Jombang Raya, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang. Para pelaku berhasil menggondol uang Rp 20 juta milik korban.

Informasi dihimpun detikcom dari sumber di kepolisian, peristiwa perampokan ini terjadi ketika korban bernama Bobby Angkasa dan Amri Zulkarnaen melintas di Jalan Jombang Raya, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan pada Rabu (27/11) sekitar pukul 20.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, kedua korban hendak pulang menumpang mobil Nissan Terano B 791 NI, dipepet oleh 4 pelaku yang mengendari 2 unit motor. Keempat pelaku menggunakan helm dan jaket, sehingga tidak dapat teridentifikasi ciri-ciri wajahnya oleh korban.

Saat dipepet, korban tidak menghentikan mobilnya. Lalu tiba-tiba, pelaku menembak mobil korban dan membuka pintu mobil. Secepat kilat, pelaku lalu mengambil tas korban yang berisikan uang sebesar Rp 20 juta dan 1 unit laptop. Setelah berhasil merampas tas korban, para pelaku melarikan diri.

Kemudian, aksi penembakan kedua terjadi pada pukul 20.15 WIB. Sebuah mobil Nissan Terano yang tengah parkir di Ruko Mie Aceh, Jalan Pondok Betung Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Peristiwa penembakan terjadi saat mobil tersebut diparkir di depan ruko, tiba-tiba datang pengendara motor Honda Beat dan langsung menembaki mobil tersebut sebanyak 4 kali. Akibat penembakan ini, kaca mobil pecah.

Belum diketahui motif penembakan. Sementara polisi yang telah melakukan olah TKP tadi malam, berhasil menyita barang bukti berupa 2 buah proyektil tajam dan karet. Kasus ini masih diselidiki aparat kepolisian.

(mei/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads