Juru bicara DPD Golkar Riau, Eddy Akhmad RM mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Kamis (28/11/2013). Menurutnya, meskipun hitungan cepat tidak memiliki dasar hukum dalam menetapkan pasangan pemenang dalam Pilgubr Riau putaran ke 2, paling tidak itu dapat menjadi gambaran perolehan suara masing-masing kandidat.
"Yang tentunya secara resmi ditentukan melalui ril count oleh KPU," kata Eddy RM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Riau yang telah dapat menciptakan susana kondusif dalam proses demokrasi pemilihan Gubernur Riau saat ini," kata Eddy RM.
Sebagaimana diketahui, hasil quick count Indo Barometer Golkar, nomor 2, Annas Maamun-Arsyadjuliandi Rachman, memperoleh suara 59,09 persen. Perolehan ini unggul dibandingan pasangan nomor 1, Herman Abdullah-Agus Widayat yang meraih 40,09 persen.
(cha/ndr)










































