"Operasi zebra digelar sejak hari ini hingga tanggal 11 Desember 2013," ucap Kakorlantas Polri, Irjen Pudji Hartanto di kantor Korlantas, Jl MT Haryono, Jakarta Timur, Kamia (28/11/2013).
Sebanyak 27.250 personel kepolisian diturunkan untuk operasi yang digelar setahun sekali tersebut. Polisi juga bekerjasama dengan TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas PU dan Jasa Raharja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelanggaran tersebut antara lain pengemudi di bawah umur, pengemudi melawan arus, sirine yang digunakan tidak pada peruntukannya, kendaraan yang berhenti seenaknya dan aksi balap liar.
Selain itu, kendaraan umum yang menaikkan serta menurunkan penumpang tidak pada tempatnya dan pengemudi yang menerobos busway juga menjadi sasaran operasi yang digelar di 31 polda di seluruh Indonesia ini.
"Kita berharap bukan semata-mata masyarakat tertib pada saat operasi, namun kesadaran itu tumbuh dari pribadi para pengendara," ujar Pudji.
Selain siang hari, operasi zebra juga rencananya akan digelar pada malam hari. Pengemudi yang melanggar akan diperiksa kelengkapan suratnya dan diberikan penindakan untuk kemudian mengurusnya di pengadilan negeri setempat.
"Sasaran lokasi kita tentukan sesuai kerawanan atau tempat-tempat yang kerap terjadi kecelakaan lalu lintas," terang Pudji.
Operasi ini diharapkan dapat mengurangi jumlah korban yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. "Diharapkan operasi zebra ini juga dapat meningkatkan peran aktif masyarakat sebagai pelopor keselamatan berlalulintas," tutupnya.
(kff/ndr)










































