Orang tua DR (18), ikut buka suara terkait insiden penyiraman kopi panas yang dilakukan oleh Harry Haryanto (50) kepada dr Fransiska. Zen Rusdy, ayah DR mengatakan bahwa sang dokter memberikan pelayanan kasar terhadap anaknya. Menurutnya, dr Fransiska dianggap memeriksa anaknya tidak sesuai dengan keluhan.
"Menurut cerita anak saya, pas memeriksa kasar dokternya. Sakitnya apa kok yang diperiksa vaginanya, kan nggak cocok," ujar Zen saat ditemui di tempat kerjanya di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2013).
Zen mengatakan, anaknya tersebut kerap merasa sakit ketika menstruasi. DR juga selalu menangis saat menstruasi berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karenanya DR diperiksa di bagian spesialis kandungan. Namun menurut Zen, dr Fransiska tidak perlu memeriksa alat kelamin putri pertamanya tersebut.
Penyiraman kopi kepada dr Fransiska Mochtar terjadi pada Senin (18/11/2013). Versi RS Husada, penyiraman terjadi ketika dr Fransiska menanyakan status Harry Haryanto terhadap DR (18), pasien yang ditanganinya. Polisi juga menyebut, insiden itu terjadi karena Harry Haryanto tersinggung atas pertanyaan dr Fransiska.
Keterangan polisi ini merupakan perkembangan terbaru setelah sebelumnya berdasar laporan segera (lapga) Polsek Sawah Besar, penyiraman terjadi karena HH tidak puas terhadap pelayanan dr Fransiska yang dianggapnya tidak profesional.
(/)










































