Pejabat Gubernur Riau Minta Pengurus Masjid Serukan Pencoblosan Pilgub

Pejabat Gubernur Riau Minta Pengurus Masjid Serukan Pencoblosan Pilgub

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 26 Nov 2013 18:01 WIB
Pekanbaru - Pejabat Gubernur Riau Djohermansyah Djohan menyerukan pengurus masjid untuk mengajak warga ke TPS sukseskan putaran kedua Pilgub Riau. Warga diharapkan tidak golput.

"Kan waktunya cuma sebentar, paling cukup 5 menit saja untuk memberikan hak suara di TPS. Karena itu kita mengharapkan juga kiranya pengurus masjiid bisa mengumumkan untuk mengajak warganya ke TPS," kata Djohermansyah.

"Habis mencoblos, kalau mau libur silakan. Kita berharap juga semuanya berjalan lancar dan aman," kata Djohermansyah usai silaturahmi dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Selasa (26/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirjen Otda ini juga berharap, pelaksanaan Pilgub Riau bisa mencontoh Pilkada Bupati Inhil. Ini karena di kabupaten tersebut, berjalan aman dan lancar juga tanpa ada gugatan dari pihak yang kalah.

"Kiranya apa yang sudah terlaksana di Inhil bisa kita jadikan contoh bersama. Yang menang jangan tepuk dada, yang kalah ikhlas untuk menerimanya," kata Djohermansyah.

Selaku Dirjen Otda, Djohermansyah mencatat sejak Juni 2005 hingga sekarang sudah terlaksana 1.013 Pemilukada. Dari jumlah itu, diperkirakan 91 persen berakhir dengan gugatan.

"Siapa nanti yang menang dalam Pilgub putaran kedua ini, mari sama-sama kita dukung, karena itu sudah menjadi pilihan masyarakat," katanya.

Pelaksanaan Pilgub Riau, akan dilaksanakan besok, Rabu (27/11/2013). Pemprov Riau sudah menyatakan besok merupakan hari libur.

Pada Pilgub Riau putaran kedua ini, ada dua kandidat yang akan dipilih. Nomor urut 1 Herman Abdullah (eks Walikota Pekanbaru) bersama Agus Widayat (Wakil Walikota Dumai). Pasangan ini diusung sejumlah partai non parlemen. Belakangan Partai Demokrat memberikan dukungan.

Pasangan kedua, Annas Maamun (Bupati Rokan Hilir) berpasangan dengan Andy Rachmad (anggota DPR RI). Pasangan ini hanya diusung Partai Golkar.

(cha/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini